Beranda » 2016 » Juni » 12

Arsip harian: 2016-06-12

Pekerjaan Jalan Diam-Diam, BPD Kecewa

WEEKLYLINE.NET_Pekerjaan jalan yang menggunakan Dana Desa di Desa Morba ternyata dilakukan tanpa sepengetahuan Badan Pemasyarakatan Desa tersebut. Akibatnya, BPD Desa Morba mengaku kecewa.

BPD Desa Morba, Ayub Kafeltakoi kepada WEEKLYLINE.NET beberapa waktu lalu, terkait adanya Pekerjaan Penggalian Jalan Tani Maitapati –Kaifaafeng, Desa Morba, Kecamatan Alor Barat Daya, kini proses pekerjaannya telah berjalan secara diam-diam mengaku heran dan kesal.

Pasalnya, menurut Kafeltakoi, menyatakan pihaknya telah melakukan kesepakatan bersama di Kantor Desa Morba terkait penggunaan dana desa dalam keputusan itu setelah dana desa morba Enam Ratus Juta (600juta) lebih kalau sudah cair di rekening desa maka pemerintah desa lakukan pelelang pekerjaan sesuai kesepakatan desa waktu itu.

Seperti yang disepakati bersama sesuai aturan pelaksanaan pekerjaan yang nilai diatas Dua Ratus Juta (200juta), harus melalui tender pekerjaan. sayangnya segala proses tidak dilakukan. Pekerjaan dilakukan secara diam-diam dan sepihak oleh kontraktor dan kepala desa. Bahkan kontraktor yang mengerjakan jalan tani tersebut bukan berdasarkan hasil tender.

Hal ini membuat keresahan saja karena sudah tidak ada keterbukaan bagi aparatur di desa.
“Saya tidak mau kalau melakukan sesuatu pekerjaan tidak adanya transparansi antara aparatur desa dan masyarakat setempat, kalau lakukan seperti ini saya bisa katakan ada apa dibalik semuanya ini,” ujar Kafeltakoi.

Dia menanyakan, kenapa pelaksanaan pekerjaan tidak melalui mekanisme yang telah disepakati itu tidak dilakukan melalui prosedur. Paling tidak sebelum melakukan pekerjaan sudah ada pemberitahuan umumnya di desa agar tidak menjadi pertanyaan orang lain.

Ayub Kafeltakoi (foto: kamaleng)
Ayub Kafeltakoi (foto: kamaleng)

“Saya sendiri sebagai BPD desa morba tidak mengetahui adanya pekerjaan penggusuran jalan tani dengan alokasi dana desa Morba, Saya lalu menghubungi Sekretaris Desa Morba dan ternyata dia menjawab jalan itu dikerjakan CV. Sinar Mas,” cerita Kafeltakoi.
Ia berharap pekerjaan penggusuran jalan tani yang telah berjalan ini harus lebih tranparansi lagi dari pihak aparatur desa agar lebih jelas pada masyarakat karena dana desa ini dana masyarakat desa bukan dana individual.

Kepala Desa Morba, Cornelis A. Manikari saat ditemui wartawan belum lama ini mengatakan pembongkaran jalan Maitapati-Kaifaafeng tetap berjalan terus karena sudah disepakati secara bersama melalui forum desa jadi tidak ada persoalan.
Manikari menjelaskan apabila dalam pelaksanaan pekerjaan penggusuran jalan tani ini bisa dibicarakan. Dia menegaskan dalam pengerjaan pekerjaan jalan tani dirinya tidak memiliki kepentingan apapun.

“Pekerjaan ini sudah sesuai dengan RPJMDES telah dimasukan ke BPMPD Kabupaten yang sesuai kesepakatan pekerjaan ini didanai dengan dana desa. Dan kami tetap melanjutkan pekerjaan ini,” tegasnya. (iwankamaleng)