Beranda » Bisnis » Perempuan Desa didorong Jadi Pengusaha Muda
Foto : Kegiatan pelatihan wirausaha yang digagas Plan International Indonesia Program Area Lembata. (ist)
Foto : Kegiatan pelatihan wirausaha yang digagas Plan International Indonesia Program Area Lembata. (ist)

Perempuan Desa didorong Jadi Pengusaha Muda

WEEKLYLINE.NET – Sebanyak 57 kaum muda dari 30 desa di Lembata, mengikuti pelatihan untuk meningkatkan keterampilan wirausaha selama tanggal 23-25 November di Balai Pelatihan Kopdit Ankara.

Kegiatan ini merupakan program pemberdayaan ekonomi kaum muda yang digagas oleh Plan International Indonesia.

Proyek yang didanai oleh UKNO Spindrift, sebuah yayasan dari Inggris ini bertujuan untuk memberikan manfaat social untuk anak muda terutama perempuan muda.

“Proyek inid ilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat pendidikan dan pelatihan anak muda, dan tingginya keterbatasan terhadap akses air bersih, sanitasi, serta listrik yang dihadapi oleh sebagian besa penduduk di wilayah NTT, salah satunya Lembata,” kata Muhammad Thamrin, Program Area Manager Plan International Indonesia Program Area Lembata.

Kaum muda yang mengikuti pelatihan ini dibekali dengan pelatihan life skiils dan green skills, pelatihan wirausaha kecil, pelatihan teknologi tepat guna, pengelolaan keuangan, pengetahuan tentang koperasi dan bagaimana mendapat modal berupa teknologi tepat guna.

Dalam pelaksanaannya, Plan International memberikan proyek ini dalam kemitraan dengan organisasi lokal Indonesia Kopernik, yang mengkhususkan diri dalam mendekatkan akses, mengubah hidup melalui teknologi yang berkelanjutan danberwawasanlingkungan untuk masyarakat miskin dan terpencil, seperti filter air misalnya, lentera surya, biomassa kompor dll.

“Kami menghubungkan teknologi sederhana tepat guna dengan masyarakat di daerah terpencil untuk mengurangi kemiskinan. Kami ingin kaum muda di Lembata terutama perempuan mudanya mendapatkan pelatihan dan pendampingan yang bias membantu mereka memperoleh keahlian baru serta mengembangkan bisnis mereka sendiri sebagai wirausaha energy bersih,” jelas Widi Setyanto, Assosiate Program Manager Kopernik.

57 anak muda ini nantinya diharapkan bias menjadi anak muda agen perubahan di desanya, menjadi wirausaha muda yang sadar akan isu lingkungan dan meningkatkan perekonomian keluarganya. (*/sandrowangak)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *