Beranda » Hukum » Antisipasi Demo, Mobil Barakuda Siaga di KPU Lembata
Mobil Barakuda, BKO polda NTT yang siaga di halaman Kantor KPU Lembata (foto:sandro)
Mobil Barakuda, BKO polda NTT yang siaga di halaman Kantor KPU Lembata (foto:sandro)

Antisipasi Demo, Mobil Barakuda Siaga di KPU Lembata

WEEKLYLINE.NET – Untuk mengantisipasi demontrasi atas indikasi kecurangan yang dilakukan oleh Yentji Sunur, mobil Barakuda BKO dari mmKompi Brimob Maumere disiagakan di kantor KPU Lembata.

Informasi yang didapat salah satu anggota polres Lembata yang sedang berjaga di Kantor KPU Lembata menjelaskan, sejak semalam isu bahwa paket TITEN dan paket VIKTORI akan mengerahkan massa menduduki kantor KPU, Sabtu, 18 Februari 2017.

Informasi ini berhembus kencang karena sebelumnya, 16 Februari 2017, paket TITEN dan VIKTORI menyatakan menolak seluruh proses pilkada dan hasil hasilnya.

TITEN dan VIKTORI berkeyakinan hasil pilkada Lembata terindikasi kuat terjadi pelanggaran yang masif.

Untuk itu, kedua Paket Paslon ini, mengecam pihak pihak yang diduga melakukan pelanggaran itu. Sembari meminta KPU Lembata untuk menghentikan proses pilkada Lembata.

Permintaan mengehentikan pilkada Lembata ini, selain tertuang dalam pernyataan resmi mereka,.juga disampaikan oleh saksi kedua paket calon saat menghadiri pleno di PPK, 17 Februari 2017 selanjutnya mereka menyatakan walkout.

Terkait isu demontrasi paket TITEN dan VIKTORI tersebut, 18 Februari 2017, Kapolres Lembata, Arsdo Ever Simatupang, menyatakan pihak belum mendapat informasi resmi melalui surat dari kedua paket tersebut.

Dan kondisi kamtibmas sejauh ini, 18 Februari 2017, masih kondusif.

“Kondisi masih kondusif kaka. Kami belum dapat informasi soal demo tersebut”, tulis Arsdo kepada media ini melalui pesan singkat.

Arsdo menambahkan, untuk mengantisipasi, pihak polres sudah menambahkan personil polisi untuk mengamankan kantor KPU Lembata, ditambah satu mobil Barakuda, BKO polda NTT melalui kompi Brimob Maumere.

Pantaun media ini, 18 Februari 2017 sejak pagi hingga sore hari, kantor KPU Lembata dijaga ketat pihak kepolisian dari polres Lembata, polda NTT dan brimob.

Beberapa personil polisi menjaga secara berkelompok disekitar gedung KPU. Ada juga duduk di dalam ruangan KPU Lembata dan pintu samping kiri dan kanan gedung KPU ditutup rapat.

Komisioner Panwasli Kabupaten Lembata, Ignasius Sili Kaba, yang ditemui di ruangan kerjanya, terkait penolakan proses pilkada dan hasil hasilnya, menjelaskan kedua paket tersebut harus mampu membuktikan pendapat dan pernyataan tersebut.

Walau demikian,.pelanggaran yang bersifat Terstruktur, Sistematis dan Masif harus merata di beberapa titik. Dan tidak serta merta dijadikan alasan untuk menghentikan seluruh proses pilkada.

Dia meminta agar seluruh pihak menunggu keputusan KPUD tanggal 24 Februari 2017 melalui rapat pleno penetapan paket pemenang pilkada Lembata.

“Terkait aksi.walkout saksi VIKTORI dan TITEN dari ruangan rapat pleno PPK, Sili Kaba menjelaskan pihaknya tidak mengintervensi karena itu adalah bagian dari hak politik demokrasi setiap warga negara.(sandrowangak)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *