Beranda » Hukum » Antisipasi Pergerakan Massa, 300 Polisi Jaga KPU
Foto: Kapolres Lembata, Arsdo E. Simatupang didampingi Ketua KPU Lembata, Piter Payong, Ketua Panwasli Lembata, Rafael Boli saat berada di depan Gedung KPU Lembata (foto:sandro)
Foto: Kapolres Lembata, Arsdo E. Simatupang didampingi Ketua KPU Lembata, Piter Payong, Ketua Panwasli Lembata, Rafael Boli saat berada di depan Gedung KPU Lembata (foto:sandro)

Antisipasi Pergerakan Massa, 300 Polisi Jaga KPU

WEEKLYLINE.NET – Hasil pilkada Lembata belum diumumkan secara resmi oleh KPU Lembata walau Pleno tingkat kecamatan sudah dilaksanakan. Pilkada Lembata hasil real count KPU Lembata, menempatkan Pasangan Yentji Sunur-Thomas Ola Langoday, sebagai pemenang.

Akan tetapi Hasil Pilkada Lembata ini ditolak oleh dua paket yang juga menjadi konstentan pilkada Lembata, VIKTORI dan TITEN. Kedua paet ini menolak hasil juga seluruh proses pilkada.

Kedua paket ini lalu mengeluarkan pernyataan penolakan sekaligus ingi menduduki kantor KPU Lembata. Informasi yang dihimpun media ini di Kantor KPU Lembata, Senin, 20 Februari 2017, utusan VIKTORI akan datang menemui komisioner KPU Lembata dan menyerahkan pernyataan sikap mereka. Akan tetapi, sampai berita ini ditulis, pukul 12.51 wita, tim utusan dari tim VIKTORI belum juga bergerak ke KPU Lembata.

Untuk menjaga situasi tetap kondusif, pihak Kepolisian Resort Lembata, menggelar pengamanan secara ketat di Kantor KPU Lembata. Kapolres Lembata, Arsdo Ever Simatupang, ketika ditemui wartawan di kantornya, menjelaskan untuk pengamanan di Kantor KPU Lembata diperketat dan personil ditambah.

Menurut Arsdo, pihaknya mendapat BKO dari Polda, Polres Alor, Polres Sika dan Ende serta Brimobda Kupang sebanyak tiga peleton personi kepolisian.

Pantauan Media ini, Senin, 20 Februari 2017, personil kepolisian yang disiagakan mengelilingi kantor KPU Lembata kurang lebih sekitar 300 personil.

Beberapa mobil Dalmas terlihat lalu lalang membawa personil kepolisian dari polres menuju kantor KPU berikut mobil APC Brimob jenis Barakuda.

“informsinya hari ini, tim Viktori datang ke KPU untuk serahkan pernyataan, tapi belum datang juga,” ungkap saah satu anggota kepolisian yang meminta namanya tidak ditulis.

Pantaun media ini, sejak 18 Februari 2017 sejak pagi hingga sore hari, kantor KPU Lembata dijaga ketat pihak kepolisian dari polres Lembata, polda NTT dan brimob.

Beberapa personil polisi menjaga secara berkelompok disekitar gedung KPU. Ada juga duduk di dalam ruangan KPU Lembata dan pintu samping kiri dan kanan gedung KPU ditutup rapat.

Pengamanan kantor KPU Lembata ini akan tetap dilakukan sampai rapat pleno penetapan oleh KPU Lembata. (sandrowangak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *