Beranda » Hukum » Stanis Witak : Mungkin Terkait Rumah Jabatan Wakil Bupati
Stanislaus Sili Witak [foto: sandro]

Stanis Witak : Mungkin Terkait Rumah Jabatan Wakil Bupati

WEEKLYLINE.NETJabatan Kepala Bagian Rumah Tangga dan Perlengkapan dan Kepala Sub Bagian Rumah Tangga, lingkup Setda Kabupaten Lembata mencuat beberapa hari terakhir beredar kabar hendak di copot.

Stanislaus Sili Witak, Kabag Rumah Tangga dan Perlengkapan, kepada weeklyline.net, di ruangan kerjanya, 8 Agustus 2017, mengaku kaget dan belum mendengar informasi tersebut.

“Saya sendiri belum tahu. Saya juga kaget atas informasi ini,” ungkap Stanis.

Dirinya mengaku siap bila dicopot dari jabatan yang saat ini sedang diemban. Menurut Stanis, bila jabatannya dicopot dirinya siap, karena sebagai aparatur Negara dan bawahan, pencopotan dan mutasi adalah hak dari pimpinan.

Dia menceritakan, dirinya selama delapan bulan bertugas sebagai Kepala Bagian Rumah Tangga, sudah melakukan semua tugas dan fungsi secara baik.

Sebut saja misalnya, demikian Stanis, urusan rumah tangga bupati dan wakil bupati, urusan tamu dan urusan rumah tangga di kantor bupati, sudah dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab.

Selain itu, urusan BBM untuk memenuhi kebutuhan semua mobil dinas dan kendaraan dinas lainnya juga dilaksanakan dengan baik sesuai perintah.

Akan tetapi, Stanis mensinyalir, apabila informasi pencopotan atas dirinya dari jabatan Kabag Rumah Tangga dan Perlengkapan, diduga terkait rumah jabatan wakil bupati Lembata.

“Kalau benar informasi tersebut. Saya menduga terkait dengan rumah jabatan wakil bupati. Sebab, sejak awal Pa Bupati pernah memberitahukan akan mencopot jabatan Kabag Rumah Tangga apabila urusan Rehab dan perlengkapan Rujab Wakil Bupati belum selesai,” ungkap Stanis menduga duga.

Disinggung soal kendala perbaikan rumah jabatan wakil bupati Lembata, Thomas Ola Langoday, Stanis menjelaskan, dirinya bersama Silvester Samun dan Kasubag Rumah Tangga, Maksi Keraf sudah melakukan rehab perbaikan rumah jabatan, hanya menunggu perlengkapam yang masih dikirim dari Jawa.

“Rehab rujab pa Wakil Sudah. Saya bersama pa Sil Samun dan Kasubag Rumah Tangga saya sudah pesan semua perlengkapan dari Jawa. Hanya belum sampai ikarena kapalnya belum masuk,” kisah Stanis.

Disinggung soal, mobil Dinas Bupati Lembata EB 1 merek Pajero 1414, yang rusak, Stanis mengaku bahwa bukan hanya Mobil Dinas EB 1 yang rusak tetapi Mobil Dinas EB 2, Wakil Bupati juga rusak, sehingga saat ini sedang diperbaiki di Kupang.

“Karena mobil dinas EB 1, Pajero 1414 itu rusak maka untuk saat ini kita sewa pakai mobil pribadi Pa Yentji Sunur sebagai kendaraan operasional Bupati. Sementara, pa Wakil masih pinjam pakai mobil Dinas BKKBN Lembata,” ungkap Stanis.

Menurut Stanis, Mobil yang operasional yang diminta Bupati Lembata, merek Pajero 4×4, keluaran tahun 2017, belum bisa diadakan karena masih menungggu katalog yang belum keluar.

Menurut informasi yang beredar di Kantor Bupati Lembata, Jalan Trans Lembata, Lamahora, pencopotan jabatan Kepala Bagian yang diemban oleh Stanislaus Sili Witak dan Kasubag Rumah Tangga, Maksi Keraf ini sudah ditandatangani oleh Bupati Lembata, Eliazer Yentji Sunur.

Salah seorang Staf, Bagian Tatausaha Pimpian Setda Kabupaten Lembata, yang dikonfirmasi weeklyline.net, Selasa,  8 Agustus 2017,  membeberkan bahwa SK pencopotan Kabag Umum, Stanislaus Sili Witak, dan Kasibag Rumah Tangga, Maksi Keraf, sudah ditandatangani oleh Bupati Lembata dan sudah diserakan kepada Sekda Lembata, Petrus Toda Atawolo.

Staf yang dikenal loyal terhadap Mantan Bupati Ande Manuk tersebut, mengungkapkan, dirinya mendapat bocoran dari Ajudan Sekda Petrus Atawolo bahwa sudah ada dua surat keputusan untuk mencopot dua jabatan yang mengurus rumah tangga ketiga pimpinan daerah Lembata, yakni Rumah Tangga Bupati, Rumah Tangga wakil dan Rumah Tangga Sekretaris Daerah tersebut.

Ketika weeklyline.net, meminta ditunjukan nomor surat dalam buku penerimaan surat masuk, staf tesebut tidak mengindahkan dengan alasan tidak etis. Akan tetapi masih menurut  Staf tersebut, Sekda Lembata Petrus Toda Atawolo, sudah pernah memanggil Stanislaus Sili untuk memberitahukan soal Surat Keputusan yang ditandatangani oleh Bupati Lembata tersebut.

Sementara itu, Sekrearis Daerah Kabupaten Lembata, Petrus Toda Atawolo, ketika dikonfirmasi oleh weeklyline.net, di hari yang sama, 8 Agustus 2017, sedang berada di luar daerah selama lima hari.

“Bapak ada tugas keluar. Beliau ke Jakarta selama lima hari. Senin depan baru beliau ada di Lewoleba,” ungkap salah seorang Staf Pramutamu ruangan Sekda Lembata. Pun dengan, Bupati Lembata, Eliazer Yentji Sunur, beliau juga sedang berada di luar daerah.

Sekretaris Daerah Petrus Toda Atawolo, ketika dikonfirmasi weeklyline.net, melalui pesan singkat pun tidak membalas. Ketika ditelp ke nomor kontak pun sedang berada diluar jangkauan.

Jabatan Kepala Bagia  Rumah Tangga dan Perlengkapan, saat ini dijabat oleh Stanislaus Sili Witak sejak delapan bulan yang lalu. Belum satu tahun Stanis Witak menjabat jabatan yang lazim dikenal dengan Kepala Bagian Umum ini. Dan apakah benar di copot  ? Tunggu Saja saja, Sekda dan Bupati Lembata pulang dinas keluar dari Ibukota, Jakarta pekan depan.

[sandrowangak]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *