Beranda » Hukum » Sekretaris PKB Lembata Dinilai Lecehkan Profesi Jurnalis
Screenshoot Status Facebook, Simeon Lake Odel. (foto:dok.lampiranfjr)

Sekretaris PKB Lembata Dinilai Lecehkan Profesi Jurnalis

WEEKLYLINE.NET – Pernyataan Simeon Lake Odel yang ditulis dalam Status akun sosial Facebooknya Minggu, 13 Agustus 2017, yang menyebutkan bahwa dirinya alergi dengan wartawan media cetak dan elektronik yang datang ke Lembata untuk cari makan dengan cara menjual diri mendapat tanggapan serius dari Forum Jurnalis Lembata.

Mohon maaf teman teman…saya agak alergi dgn wartawan media cetak maupun elektronik yg dtng di lembata untuk cari  makan dgn jual diri…apalagi pamer diri bahwa dialah yg lbh berjasa…cari makan tu wajar sj kaaaa…geli le….” demikian pernyataan yang ditulis oleh Simeon Lake Odel, Sekretaris PKB DPC PKB Lembata, di akun sosial Facebook-nya, 13 Agustus 2017.

Apa yang ditulis oleh Simoen Odel yang juga mantan anggota DPRD Lembata periode 2009/2014 ini dinilai melecehkan profesi jurnalis di Lembata.

Selain melecehkan profesi Forum Jurnalis Lembata, menilai pernyataan Simon Odel ini menunjukkan sikap kekanak kanakan dan tidak mencerminkan diri sebagai politisi sejati.

Demikian sikap Forum Jurnalis Lembata, dalam pernyataan sikap yang mereka keluarkan di Lewoleba, 14 Agustus 2017. Dalam pernyataan sikap yang ditandatangani oleh Alexander Taum sebagai Ketua dan Sandro Balawangak sebagai Sekretaris ini, Forum menyatakan Simon Odel tidak paham soal kinerja jurnalistik jurnalis dan kode etik wartawan.

Pasalnya,  berdasarkan Undang Undang Pers nomor 40 tahun 1999, Pasal 17 peran serta masyarakat ayat 2, menyatakan peran serta masyarakat dalam menyampaikan usul dan saran terkait profesi jurnalis harus melalui Dewan Pers.

“Simeon Lake Odel dinilai Forum Jurnalis Lembata, tidak paham tentang profesi wartawan dan peran serta masyarakat seperti yang terterah dalam Undang Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, Pasal 17 peran serta masyarakat ayat 2 berbunyi ‘menyampaikan  usulan  dan saran kepada  Dewan Pers dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas pers nasional,” tulis Forum Jurnalis Lembata dalam pernyataan sikap poin ke empat dari 7 point yang disampaikan kepada Simon Lake Odel melalui surat.

Untuk itu Forum meminta kepada Simeon Lake Odel meminta maaf kepada Jurnalis Lembata melalui akun Facebooknya dan juga melakukan klarifikasi kepada wartawan peliput di lembata melalui Forum Jurnalis Lembata.

Surat pernyataan dari Forum Jurnalis Lembata tersebut, bernomor istimewa dengan perihal penegasan klarifikasi dan disetujui 17 Media atau Jurnalis peliput di Lembata beserta 13 tembusan termasuk kepada Ketua DPW PKB NTT, Yucundianus Lepa juga ke Dewan Pers di Jakarta.

Diakhir pernyataannya, Forum menegaskan apabila dalam waktu 2 x 24 jam Simeon Odel tidak melalukan klarifikasi maka Forum akan melakukan upaya hukum lain sesuai dengan peraturan undang undang yang berlaku.

Sementara itu, Simeon Lake Odel, yang ditemui dikediamannya oleh Ketua dan Sekretaris Forum, menyatakan kesediaannya meminta maaf sesui permintaan Forum Jurnaslis. Sementara terkait klarifikasi akan disampaikan secara lengkap kepada semua wartawan peliput di Lembata, setelah dirinya mempelajari surat pernyataan sikap yang disampaikan oleh Forum Jurnalis Lembata.

“Sampaikan salam untuk semua teman teman wartawan, saya pelajari dulu suratnya dan saya lakukan klarifikasi secara lengkap ketika bertemu dengan teman teman wartawan semua. Sementara permintaan maaf akan saya lakukan di Facebook segera mungkin,” ungkap Simon Lake Odel yang ditemui di kediamannya, 14 Agustus 2017 menjelang petang.

[sandrowangak]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *