Beranda » Politik » Corpus : Abang Sudah Merusak Fondasi Rumah Partai di Lembata
Foto : Hasto bersama Jurkam dan Paket Vitori saat berorasi dihadapan ribuan pendukung Viktori (foto: sandro)
Foto : Hasto bersama Jurkam dan Paket Vitori saat berorasi dihadapan ribuan pendukung Viktori (foto: sandro)

Corpus : Abang Sudah Merusak Fondasi Rumah Partai di Lembata

WEEKLYLINE.NET – Pemecatan yang dilakukan oleh Sekretaris DPP PDIP, Hasto Kristianto, dianggap sebagai keputusan politik kekanak-kanakan karena tidak menghargai jerih payah kader yang sudah berdarah darah membesarkan PDIP di Lembata.

Sebab, lima orang kader yang dipecat tersebut adalah kader militan milik PDIP yang sejak puluhan tahun lalu membesarkan PDIP di Lembata.

Mendengar namanya dipecat dengan tidak etis karena diumumkan di depan publik di atas panggung kampanye politik paket Viktori, Felicianus Chorpus Lelangwayan merasa kecewa. Walau demikian, dirinya mengaku tidak memiliki dendam kepada PDIP, sebab, apapun keputusan partai dirinya menghormati.

“Saya tidak tau alasannya kenapa saya dipecat. Saya malah bingung. Tapi saya tidak dendam. Saya berpolitik tidak dengan watak dendam. Kalau kecewa iya. Justru saya berterimakasih karena sudah membesarkan saya,” ungkap Corpus yang temui media ini, 31 Januari 2017, di Wangatoa, Lewoleba.

Corpus menceritakan dirinya sejak tahun 1997 sudah bersama PDI dan PDIP, dan ketika pertama kali Hasto datang ke Lembata dan memecat dirinya dan kader lain, adalah bagian dari tindakan yang merobohkan fondasi rumah partai.

“Saya sudah kirim short massages kepada bang Hasto. Saya bilang, terimakasih karena abang sudah merobohkan fondasi rumah partai di Lembata,” ungkap Corpus.

Mantan anggota DPRD Lembata dan kader Militan PDIP, Corpus Lelangwayan, mengungkapkan dirinya tidak pernah mendapatkan teguran sebelum dipecat lazimnya anggaran dasar dan mekanisme PDIP.

Corpus yang didampingi Copertino, bahkan mengaku tidak pernah cemas atau kuatir atas pemecatan dirinya dari PDIP yang dilakukan tidak dengan etis tersebut.

“Saya ini politisi. Selagi masih bernapas saya tidak pernah menyerah. Dan kita lihat saja. Saya akan mengambil langkah untuk melawan usai pilkada. Kita lihat saja nanti,” ungkap Corpus.

Mereka yang dipecat adalah, Felicianus Corpus Lelangwayan (Sekretaris DPC PDIP Lembata), Hyansintus Tiban Burin (Wakil Ketua), Yoseph Pati Ladjar (Bendahara), Yeremias Huraq (Wakil Ketua) dan Gewura Fransiskus. (sandrowangak)

Lihat Juga

Foto : Pihak keamanan saat sedang mengamankan situasi dalam ruangan aula Kantor KPU Lembata(foto:sandro)

Rapat Pleno KPU Lembata Nyaris Ricuh

WEEKLYLINE.NET – Rapat pleno perhitungan suara pilkada Lembata, yang digelar, Rabu, 22 Februari 2017, di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *