Beranda » Politik » Penetapan Calon Terpilih Pilkada Lembata Ditunda
Suasana rapat pleno perhitungan hasil pilkada Lembata di kantor KPU Lembata. Tampak para saksi pasangan calon (foto:sandro)
Suasana rapat pleno perhitungan hasil pilkada Lembata di kantor KPU Lembata. Tampak para saksi pasangan calon (foto:sandro)

Penetapan Calon Terpilih Pilkada Lembata Ditunda

WEEKLYLINE.NET – Hasil pemilihan kepala daerah Kabupaten Lembata yang dimenangkan paket SUNDAY, Eliazer Yentji Sunur – Thomas Ola Langoday, ditunda.

Dalam tahapan dan jadwal pilkada Lembata, setelah tahapan pleno perhitungan tingkat Kabupaten Lembata maka tahapan berikut adalah penetapan paket pemenang.

Tahapan penetapan pemenang sesuai tahapan dan jadwal yang dikeluarkan KPU Lembata, seyogyanya akan dilaksanakan, Rabu, 8 Maret 2017.

Sayangnya, jadwal ini ditunda karena ada surat pemberitahuan dari Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, teetanggal 3 Maret 2017.

Surat bernomor 199/KPU/III/2017, bersifat penting dan segera menyebutkan dalam melakukab penetapan pasangan calon terpilih, KPU provinsi dan KPU/KIP Kabupaten/Kota perlu mendapat surat keterangan mahkamah konstitusi tidak terdaftarnya perkara perselisihan hasil pemilihan kepala daerah.

Surat yang ditandatangani oleh Ketua KPU RI, Juri Ardiantoro menyebutkan Mahkamah Konstitusi baru dapat menerbitkan surat surat keterangan tentang tidak adanya laporan sengketa hasil pada tanggal 13 Maret 2017.

Untuk itu, Komisioner KPU Lembata, Bernabas Marak, di ruangan kerjanya, 7 Maret 2017, mengungkapkan jadwal penetapan paket terpilih ditunda sampai KPU Lembata mendapat surat dari MK.

“Kami akan melakukan pleno untuk menjadwalkan ulang tanggal penetapan. Tentu akan dijadwalkan setelah tanggal 13 Maret 2017,” ungkap Marak.

Karena, demikian Marak, dalam surat dari KPU Pusat itu menyebutkan pula bahwa bagi provinsi atau kabupaten/Kota yang hasil pilkadanya tidak diajukan sebagai obyek sengketa kepada mahkamah konstitusi, melakukan penyesuaian tahapan dan jadwal penetapan calon terpilih dengan mengubah keputusan tentang tahapan dan jadwal penetapan pasangan calon terpilih tanpa permohonan perselisihan hasil pilkada 2017.

Disinggung soal, apakah pilkada Lembata termasuk dalam daftar sengketa pilkada 2017 di mahkamah konstitusi, Marak menjawab, tunggu saja surat dari MK tanggal 13 Maret 2017 mendatang.

Untuk diketahui hasil pleno perhitungan KPU Lembata, pasangan Yentji Sunur-Thomas ola Langoday berhasil mendulang suara terbanyak mengalakan keempat pakey lainnya, TITEN, VIKTORI, HALUS dan WINNERS.

Dengan jumlah pemilih sebanyak 74.650. Jumlah pengguna hak pilih 63.666 dan jumlah suara sah 63.190 dengan perolehan suara untuk pasangan Herman Wutun-Yohanes Vianey Burin sebanyak 16.540. Pasangan Viktor Mado Watun-Muhamad Nasir Loude sebanyak 14.753.Lukas Lipataman-Ferdinandus Leu sebanyak 4.913. Pasangan Tarsisia Hani Chandra-Linus Beseng 2.773 dan pasangan Eliaser Yentji Sunur-Thomas Ola sebanyak 24.211. (sandrowangak)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *