Beranda » Politik » Siap Bertanggung Jawab, Bila KPU Melanggar
Penjabat Bupati Lembata, Piter Manuk saat membawakan sambutan di acara seremonial pembukaan rapat pleno perhitungan tingkat Kabupaten Lembata di kantor KPU Lembata (foto:sandro)
Penjabat Bupati Lembata, Piter Manuk saat membawakan sambutan di acara seremonial pembukaan rapat pleno perhitungan tingkat Kabupaten Lembata di kantor KPU Lembata (foto:sandro)

Siap Bertanggung Jawab, Bila KPU Melanggar

WEEKLYLINE.NET – Rapat pleno perhitungan suara pilkada Lembata 2017, dibuka hari ini, Rabu, 22 Februari 2017.

Bertempat di aula kantor KPU Lembata, rapat pleno dibuka Ketua KPU Lembata, Petrus Payong dan dihadiri Penjabat Bupati Lembata, Piter Manuk, Kapolres Lembata, Arsdo Ever Simatupang, Perwira Penghubung, Dewa Putu, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Lembata, Ferdi Koda dan Yohanes Derosari, Ketua Panwas Lembata, Rafael Boli dan ketua PPK sekabupaten Lembata.

Dalam sambutan sebelum membuka kegiatan rapat pleno, Payong mengucapkan terimakasih kepada seluruh unsur dan pihak yang sudah terlibat dalam menyukseskan tahapan Tahapan pilkada Lembata.

Pihak KPU demikian Piter, hanya sebagai penanggubgjawab penyelenggaraan tetapi sesungguhnya semua pihak yang terlibat merupakan penyelenggara dengan cara masing masing.

Dan hari ini, 22 sampai dengan 24 Februari 2017, akan berlangsung salah satu tahapan yakni rapat pleno perhitungan suara tingkat kabupaten.

“Hari ini kita masuk pada salah satu tahapan yang krusial yakni rapat pleno perhitungan. Dan dalam rapat ini pasti ada keberatan dari para saksi terkait pelanggaran pilkada tetapi dalam keberatan saksi harus ada bukti pelanggaran,” tegas Piter.

Piter menegaskan apabila dalam tahapan pilkada terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh pihak.penyelenggara disemua tingkatan, maka pihak KPU siap dilaporkan sesuai pelanggaran yang dilakukan.

“Bila ada pelanggaran yang kami lakukan maka kami siap dilaporkan sesuai dengan pelanggaran tersebut. Baik secara administratif, etika dan pidana pilkada,” ungkap Piter.

Pantauan media ini, Ketua KPU Lembata membacakan tata tertib rapat pleno terjadi interupsi dari saksi paket calon. Mereka mempersoalkan kenapa tatib tidak bisa dibagikan kepada peserta rapat juga tatibnya tidak dibahas terlebih dahulu.

Rapat pleno perhitungan ini dijaga ketat oleh pihak keamanan dari Polres Lembata, Brimobda NTT, BKO personil Kepolisian dari Polda NTT. Sampai berita ini ditulis, pkl. 14.01 Wita, agenda perhitungan suara belum dapat dimulai karena masih ada interupsi dari saksi pasangan calon paket TITEN.

Selain dihadiri utusan para saksi kelima paket, saat acara seremonial pembukaan juga dihadiri oleh pasangan calon nomor urut 1, Herman Yosef Loli Wutun dan Vian Burin. (sandrowangak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *