Beranda » Seni Budaya » Dellkosa, Seni Anak Kampung Menjaga Budaya Orang Kedang
Komunitas Seni Dellkosa

Dellkosa, Seni Anak Kampung Menjaga Budaya Orang Kedang

WEEKLYLINE.NET – Para pemuda yang terbagung dalam Karang Taruna Desa Aramengi, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata bersepakat membentuk komunitas aeni yang dinamakan Komunitas Seni Deretan Kompleks Desa Aramengi yang disingkat Dellkosa. Pengukuhan Komunitas Dellkosa dan prlantikan pengurus oleh Kepal Desa Aramengi diwarnai  pementasan seni Dellkosa 801 Aramengi.

Demikian dikatakan Ketua dan juga insiator Komunitas Dellkosa, Primus Arkian Tupong menjawab media ini di sela-sela acara pengukuhan pengurus di kator Desa Armengi, Selasa (23/1).

Ia menjelaskan, latar belang dibentuknya Kelompok seni Dellkosa ini adalah karena melihat potensi anak-anak muda di Desa Aramengi terutams potensi di bidang seni sangat tinggi. Haanya saja, selama ini tidak ada wadah untuk menampung dan menyalurkan bakat-bakat mereka.

Karna itu, ia berinisiatif dan setelah dibicarakan bersama para pemuda ternyata mendapat respons yang sangat baik sehingga dibentuklah Komunitas Seni Dellkosa ini.

“Saya liht mereka punya krmampuan di bidang seni, baik seni lukis, seni teater, musik, vokal, desain, dan masih banyak lagi hanya saja tempat untuk mengekspresikannya tidak ada,” katanya.

Dia berharap, kehadiran wadah ini nantinya dapat menjadi tempat ank muda Aramengi mengekspresikan daya kreatifnya dan dengan kemampuan dan kreativitas mereka itu bisa memberi mereka ruang mengeksplore budaya dan tradisi. Sehingga, melalui wadah yng dibantu itu, budaya dan tradisi warisan nenek moyang terutama budaya dan tradisi Kedang dapat dilestarikan.

Saat ini, lanjutnya, anak muda yang telah bergabung dalm Komunitas Seni Dellkosa sebanyak 150 orang. Ke depan, ia akan terus merangkul anak kuda lainny yang belun sempat bergabung untuk bergabung dan mengkespresikan bakat dan minatnya di komunitas sehingga tak ada lagi waktu yang terbuang percuma apalagi untuk hal-hal yang kurang baik yang tak saja merugikan diri sendiri tetapi juga dapat merugikan orang lain.

Kepala Desa Aramengi Abdul Said dalam sambutannya saat mengukuhkan pengurus Komunitas Seni Dellkosa menyatakn kebanggannya terhadap anak muda yang  mempunyai ide kreatif dan inovasi hingga membentu komunitas itu

Menurutnya, selamaa ini anak-anak muda hanya tergabung dalam wadah karang taruna di desa dan tak memikirkan hal-hal kreatif yang berkaitan dengan seni budaya.

Ia berharap, dengan hadirnya Komunitas Seni Dellkosa ini dapat menampung ide-ide kreatif anak muda Aramengi sehingga mereka dapatmengekspresikan daya kreatif dan menghindari tindakan-tindakaan negatif lainnya.

Senada dengan inisiator, Kades Said pun berharap wadah ini nantinya mampu membantu pemerintah melestarikan budaya dan tradisi daerah Uyelewun Raya.

Kornelis Kara, salah satu tokoh masyarakat yang hadir pada acara tersebut memberi apresiasi dan memintah pemerintah desa dan masyarakat Aramengu mendukung  penuh kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan Komunutas Seni Dellkosa ke depan. Ia juga berharap, dengan bakat dan kemampuan yang mereka miliki dapat membawa perubahan untuk masyarakat banyak tidak saja untuk Desa Aramengi tetapi Kecamatan Omesuri umumnya dan perlahan-lahann dapat meluas hingga Lembata dan NTT umumnya.

Pantauan media ini, anak muda yang tergabung dalam Komunitas Seni Dellkosa menggelar pementasan seni teater dan membacakan sejumlah puisi karya kreatif anak muda Aramengi. Mereka juga memamerkan sejumlah karya seni berupa asbak yang terbuat dari kerang dan bambu, miniatur rumah adat Kedang, dan berbagai lukisan.

Acara pengukuhan dan pentas seni dihadiri aparat pemerinta desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat Desa Aramengi dan sejumlah warga.  Walau dalam kesederhanaan, namun suasananya tampak meriah. (lia/sandrowangak)

Lihat Juga

Tatong Diusulkan Jadi WBTb Indonesia

WEEKLYLINE.NET – Alat Musik tradisional asal Lembata khususnya dari Kedang yang diwariskan secara turun termurun, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *